BerandaArtikelpanduan propertiKPR dan Klasifikasi Menurut Jenis Bangunannya
panduan properti

KPR dan Klasifikasi Menurut Jenis Bangunannya

31 Juli 2024
2 menit baca
2.470 dilihat
KPR dan Klasifikasi Menurut Jenis Bangunannya
Pertumbuhan bisnis properti dewasa ini secara otomatis telah ikut melambungakan harga jual pada banyak sektor komoditasnya salah satunya adalah harga jual rumah, sedangkan yang menginginkan rumah tidak memiliki daya beli yang sepadan dengan kebutuhannya. Fasilitas KPR menjadi solusi masalah tersebut, berikut ini akan di kenalkan secara singkat jenis-jenis KPR berdasarkan penggunaanya.

Pertumbuhan bisnis properti dewasa ini secara otomatis ikut melambungkan harga jual pada banyak sektor komoditasnya, salah satu yang paling terasa adalah harga jual rumah. Kebutuhan akan papan tidak pernah berkurang seiring pertambahan penduduk, bahkan justru menjadi pasar yang terus menjanjikan. Tidak mengherankan bila properti masih, dan tampaknya akan selalu, menjadi primadona investasi.

Namun demikian, tidak semua orang yang membutuhkan rumah memiliki daya beli yang sepadan. Dari kondisi inilah muncul KPR (Kredit Pemilikan Rumah) sebagai jembatan antara konsumen dan penyedia properti. Sistem KPR melibatkan tiga pihak utama, yaitu konsumen, pengembang, dan bank atau lembaga pembiayaan. Kredit Pemilikan Rumah merupakan bentuk pembiayaan bagi pembeli rumah dengan skema dan program sesuai kesepakatan. Di Indonesia, KPR umumnya disediakan oleh perbankan, meskipun kini beberapa perusahaan pembiayaan juga turut menyalurkan pembiayaan perumahan.

Dengan fasilitas KPR, konsumen dapat membeli berbagai jenis properti sesuai kebutuhan. Pemahaman mengenai jenis-jenis KPR juga membantu calon pembeli dalam merencanakan pembelian properti, baik untuk hunian maupun keperluan bisnis.

KPR untuk Rumah Tinggal

Jenis KPR yang paling umum dikenal adalah untuk pembelian rumah tinggal. Untuk rumah primer atau rumah baru, pembelian biasanya dilakukan langsung dari pengembang perumahan. Sementara itu, untuk rumah sekunder atau rumah bekas, transaksi dilakukan antara pembeli dan pemilik rumah, baik secara langsung maupun melalui perantara agen properti.

KPR untuk Apartemen

Selain rumah tinggal, fasilitas KPR juga dapat digunakan untuk membeli apartemen. Dalam pembelian apartemen, kepemilikan unit disertai dengan Strata Title atau Hak Milik atas satuan rumah susun. Apartemen primer dibeli langsung dari developer, sedangkan apartemen sekunder dibeli dari pemilik unit sebelumnya.

KPR untuk Ruko dan Rukan

Jenis properti lain yang dapat dibeli melalui KPR adalah ruko (rumah toko) dan rukan (rumah kantor). Properti ini diminati karena memiliki fungsi hunian sekaligus fungsi komersial. Seperti pembelian rumah, ruko atau rukan primer biasanya dibeli dari pengembang, sedangkan unit sekunder dibeli dari pemilik sebelumnya.

KPR untuk Ruang Kantor

Jenis KPR lainnya adalah untuk Office Space atau ruang kantor. Umumnya, unit ruang kantor berupa kepemilikan per lantai atau per unit dalam satu gedung yang digunakan oleh pemilik berbeda. Seperti apartemen, pembelian office space disertai Strata Title. Unit primer dibeli dari developer, sedangkan unit sekunder diperoleh dari pemilik ruang kantor sebelumnya.

Share:
Komentar

Artikel Terkait

Properti Rekomendasi

Selengkapnya
16 Oktober 2026
Rp 755 Juta/unit
2
Kamar Tidur: 2
2
Kamar Mandi: 2
40 m²
Luas Tanah: 40 m²
46 m²
Luas Bangunan: 46 m²
Avatar of Mareta Pro

agen broker

Mareta Pro
12 Oktober 2026
Rp 25 Miliar
2
Kamar Tidur: 2
4
Kamar Mandi: 4
2305 m²
Luas Tanah: 2305 m²
1500 m²
Luas Bangunan: 1500 m²
Avatar of Wiwin Sri

agen broker

Matrix Propertindo
12 Oktober 2026
Rp 1,25 Miliar
6
Kamar Tidur: 6
4
Kamar Mandi: 4
4900 m²
Luas Tanah: 4900 m²
700 m²
Luas Bangunan: 700 m²
Avatar of Rudian Saputro

agen broker

Ray White Kemang Premier
15 Oktober 2026
Rp 2 Miliar
5
Kamar Tidur: 5
3
Kamar Mandi: 3
247 m²
Luas Tanah: 247 m²
210 m²
Luas Bangunan: 210 m²