Tips Memanfaatkan Ruang Bawah Tangga

Tips kita ini membahas tentang memanfaatkan ruang di bawah tangga, karena banyak orang yang tidak mempergunakan ruang tersebut. Padahal ruangan ini sebenarnya masih bisa digunakan untuk banyak hal antara lain sebagai laci atau rak, dapur mini, kamar mandi, ruang kerja, maupun ruang santai.
Tips kita kali ini membahas tentang memanfaatkan ruang di bawah tangga, karena banyak orang yang tidak mempergunakan ruang tersebut. Ruangan ini termasuk dalam kategori ruang yang tanggung dan cukup menyita area yang cukup besar pada rumah.
Bentuknya diagonal miring dan memerlukan space khusus. Untuk tinggi bangunan antar lantai sekitar 3,5 m dan minimal diperlukan luas ruang sekitar 6 m2, sehingga area ini akan terbuang sia-sia bila hanya difungsikan sebagai jalur tangga.
Sedikit menyinggung tentang penempatan tangga yang masih berkaitan dengan hal di atas, penempatan tangga juga harus mempertimbangkan segi keamanan. Apabila salah dalam menentukan ukuran setiap detailnya, tidak hanya kenyamanan yang berkurang, tetapi juga berpotensi menimbulkan kecelakaan.
Terutama pada anak tangga, yaitu bidang pijakan saat menaiki tangga. Lebar anak tangga sebaiknya berkisar 20–30 cm agar cukup nyaman untuk tapak kaki dewasa, dengan ketinggian ideal 15–18 cm. Panjang minimal anak tangga yang nyaman sekitar 90 cm, dan ukuran anak tangga sebaiknya dibuat seragam dari atas hingga bawah demi kenyamanan.
Sebagai laci atau rak
Ruang bawah tangga dapat dimanfaatkan sebagai laci atau rak lemari. Area ini cocok untuk menyimpan koleksi buku, pernak-pernik, aksesori, sepatu, atau sandal.

Bahkan bisa juga digunakan sebagai rak televisi yang menyatu dengan ruang keluarga. Desain lemari dapat disesuaikan dengan bentuk area bawah tangga agar tetap fungsional dan rapi.
Sebagai dapur mini
Pemanfaatan ruang bawah tangga sebagai dapur mini atau dapur kering bisa digabungkan dengan ruang makan atau ruang keluarga. Barang yang disarankan disimpan di area ini adalah makanan ringan, minuman, atau perlengkapan dapur yang tidak menimbulkan area basah dan kotor.

Ruang ini juga dapat difungsikan sebagai mini bar, lengkap dengan kulkas mini sebagai pelengkap.
Sebagai kamar mandi
Ruang di bawah tangga dengan sisi miring dapat difungsikan sebagai kamar mandi kering minimalis. Dengan jarak plafon tertinggi sekitar 2,4 m, area ini masih cukup untuk kamar mandi yang nyaman.

Penempatan perlengkapan kamar mandi perlu disesuaikan dengan kemiringan plafon, misalnya wastafel diletakkan di area dengan ketinggian paling lega. Pencahayaan dan sirkulasi udara juga harus diperhatikan agar ruangan tidak gelap dan pengap, salah satunya dengan penggunaan exhaust fan.
Sebagai ruang kerja
Ruang bawah tangga juga dapat dimanfaatkan sebagai ruang kerja dengan sentuhan minimalis.

Penempatan meja, kursi, serta rak buku atau laci yang ditata secara sederhana akan membuat area ini terlihat rapi dan fungsional, sekaligus menambah nilai guna pada sudut ruangan yang sebelumnya tidak dimanfaatkan.
Sebagai ruang santai
Sudut ruang bawah tangga bisa difungsikan sebagai ruang duduk santai untuk membaca buku atau menikmati minuman. Area sudutnya dapat dilengkapi lemari kecil untuk menyimpan koleksi buku favorit. Penempatan meja dan kursi dengan nuansa santai, ditambah tanaman hias, akan membuat ruang ini terasa lebih rileks dan nyaman.

Masih banyak ide kreatif lain yang dapat diciptakan untuk memanfaatkan ruang bawah tangga sesuai kebutuhan dan kegunaan di masing-masing rumah. Semoga tips di atas dapat menjadi inspirasi dalam memaksimalkan area ruang bawah tangga agar lebih fungsional.
Artikel Terkait
Properti Rekomendasi
SelengkapnyaAgen Broker
Agen Broker
Pemilik

Agen Broker


















