5 Warna Cat Rumah Paling Dibenci Calon Pembeli

Jika Anda hendak menjual rumah, sebelumnya Anda perlu memperhatikan warna cat tembok Anda apakah kira – kira warna tembok Anda akan berpengaruh terhadap minat pembeli ? karena ada beberapa macam warna cat yang sebaiknya dihindari, terutama saat Anda menawarkan rumah Anda untuk dijual.
Banyak orang mempunyai anggapan yang keliru bahwa ketika menjual rumah calon pembeli rumah tidak memperhatikan warna cat yang ada, walaupun nantinya pemilik baru bisa mengganti dengan warna yang baru.
Sayangnya warna cat bisa demikian mengganggu pembeli potensial untuk merasakan atmosfer tiap ruangan melalui perspektifnya, yang jelas berbeda dengan anggapan pemilik rumah.
Jika memang Anda berencana menjual rumah Anda, yang paling aman adalah warna netral untuk setiap kamar. Bukan agar rumah Anda terlihat membosankan, tapi memberikan kesempatan calon pembeli untuk membayangkan selera dan kemungkinan dekorasi untuk setiap ruang dalam rumah.
Tetapi bila nantinya Anda tidak menggunakan warna netral, pastikan untuk menghindari lima warna cat berikut karena benar-benar kurang disukai calon pembeli:
Kuning Cerah
Peneliti telah membuktikan bahwa warna kuning cerah sebenarnya pemicu iritasi mata. Warna ini meningkatkan keagresifan seseorang dan menurunkan nilai toleransi pada otak manusia. Bayi juga lebih sering menangis di dalam ruangan bercat kuning.

Maka ada baiknya Anda mengganti cat bila memang ada ruangan yang berwarna kuning cerah. Jika memang Anda bersikeras mempertahankan warna ini, pertimbangkan untuk menambahkan aksen warna lain yang lebih teduh seperti pada bantal sofa atau hiasan dinding.
Abu-abu dan Beige
Kedua warna ini menimbulkan atmosfer yang jenuh, membosankan, dan suram. Meskipun cukup mewakili kesan netral yang diinginkan calon pembeli, pada banyak kasus kedua warna ini diaplikasikan terlalu sering sehingga melunturkan karakteristik rumah itu sendiri.

Merah, Emas, dan Hijau
Kombinasi ketiga warna ini adalah yang paling dibenci para calon pembeli rumah, kecuali memang ingin rumah terlihat seperti hiasan Natal. Para pakar dekorasi interior menyebutkan bahwa penggunaan ketiganya dengan porsi seimbang dapat membuat calon pembeli tidak nyaman dan enggan melanjutkan ketertarikan.

Jika ingin menggunakan tiga warna, sebaiknya dua warna utama dipilih terlebih dahulu, lalu ditambahkan satu warna aksen yang senada, dan hindari kombinasi merah, emas, dan hijau.
Putih Bersih
Sebagian besar warna dinding putih sebenarnya mengandung unsur gading atau krem. Cat putih bersih sering dianggap mencerahkan ruangan, namun justru terlihat berlebihan.

Sedikit noda saja akan sangat terlihat dan menjadi perhatian utama, terlebih bagi calon pembeli yang datang bersama anak-anak.
Biru Tiffany
Kombinasi warna cokelat dan biru tiffany sempat menjadi tren, namun penggunaannya yang berlebihan membuatnya kini terlihat ketinggalan zaman. Warna ini dapat memberi kesan bahwa rumah tidak diperbarui dalam waktu lama, sehingga kurang menarik di mata calon pembeli.

Bahkan jika tidak ada ruangan dalam rumah Anda yang menggunakan warna-warna di atas, saat berencana menjual rumah sebaiknya tetap bermain aman dengan pilihan warna cat.
Anda tidak bisa menebak selera orang yang akan tinggal di rumah tersebut, sehingga menyediakan kanvas kosong akan memudahkan calon pembeli membayangkan konsep ruang sesuai gaya dan selera mereka masing-masing. Demikian tips singkat tentang warna cat rumah yang paling dibenci pembeli, semoga bermanfaat dan terima kasih sudah membaca artikel ini.
Artikel Terkait
Properti Rekomendasi
SelengkapnyaAgen Broker

Agen Independen



















